Available courses

Pelatihan Pengenalan Dasar Produk dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman dasar mengenai jenis-jenis Overhead Crane dan informasi penting yang tercantum pada pelat identitas alat. Peserta akan mempelajari klasifikasi dasar tipe crane seperti Single Girder, Double Girder, Gantry, dan Monorail, cara membaca informasi pada nameplate seperti kapasitas SWL, span, dan voltase, serta pengenalan dasar klasifikasi tugas mesin atau duty class ringan dan berat. 

Pelatihan Crane Control – Pengenalan Panel Kontrol dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman dasar mengenai fungsi tombol pengendali crane serta respons awal saat terjadi kondisi darurat. Peserta akan mempelajari fungsi setiap tombol pada pendant control atau radio remote, letak dan prosedur reset tombol Emergency Stop, serta tindakan awal yang harus dilakukan jika terjadi mati listrik mendadak. 

Pelatihan Pengecekan Visual Pra-Operasi dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan melakukan pemeriksaan visual keliling sebelum crane digunakan. Peserta akan mempelajari eksekusi checklist walk-around harian, cara mengidentifikasi cacat fisik yang terlihat jelas seperti baut lepas, oli bocor, atau kabel terkelupas, serta prosedur pelaporan kerusakan kepada supervisor. 

Kelas Pemeliharaan Rutin ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman dasar dalam mendukung aktivitas perawatan harian pada peralatan crane, menjaga kebersihan alat, serta mencatat data operasi mesin secara tertib. Peserta akan mempelajari prosedur aman membersihkan panel, motor, dan rel dari debu industri, cara membaca serta mencatat jam operasi mesin melalui hour meter, serta tata cara pengisian buku log pemeliharaan harian. 

Pelatihan Kesadaran K3 Area Crane ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman dasar mengenai keselamatan kerja di area operasi crane, khususnya dalam mematuhi zona aman operasi, mengenali potensi bahaya, dan menggunakan APD yang tepat. Peserta akan mempelajari pengenalan Red Zone, blind spot operator, rambu peringatan, bahaya benda jatuh, titik jepit, prosedur jalur evakuasi, serta pengenalan dasar LOTO sebagai pihak terdampak. 

Pelatihan Kesadaran Kelistrikan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar mengenai keselamatan kelistrikan pada lingkungan industri, khususnya terkait sistem AC 3 fasa pada crane. Peserta akan mempelajari pengenalan kelistrikan industri, identifikasi letak breaker dan panel daya utama crane, bahaya arc flash serta sengatan listrik, hingga prosedur pemutusan arus dalam kondisi darurat. 

Pelatihan Dasar Mekanikal Crane ini dirancang untuk memberikan pemahaman awal mengenai komponen mekanis utama pada crane, seperti hoist, drum, wire rope, dan gearbox. Peserta akan mempelajari fungsi dasar setiap komponen, cara mengidentifikasi titik pelumasan, perbedaan penggunaan grease dan oli, serta pentingnya tata graha atau housekeeping awal pada komponen mekanis. 

Pelatihan soft skill “Adapt Fast, Work Smart” membekali teknisi crane Level 1 dengan kemampuan adaptasi kerja dasar di lingkungan crane. Materi pelatihan berfokus pada pentingnya belajar dari senior atau leader, bertanya saat instruksi belum jelas, mengikuti arahan kerja ketika menghadapi kendala, serta menyampaikan usulan sederhana secara sopan dan aman. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan menjadi teknisi yang aktif, mau belajar, mudah menyesuaikan diri, dan tetap mengutamakan keselamatan kerja. 

Pelatihan soft skill “Spot the Problem Early” membekali teknisi crane Level 1 dengan kemampuan dasar untuk mengenali masalah kerja sejak awal. Materi pelatihan berfokus pada cara membedakan kondisi kerja normal dan tidak normal, mengidentifikasi tanda masalah sederhana pada area kerja atau peralatan crane, serta menentukan tindakan awal yang aman. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan menjadi lebih teliti, peka, hati-hati, dan bertanggung jawab saat menemukan kondisi tidak normal di lingkungan kerja crane. 

Pelatihan soft skill “Teamwork That Works” membekali teknisi crane Level 1 dengan kemampuan dasar bekerja sama dalam tim di lingkungan kerja crane. Materi pelatihan berfokus pada pemahaman peran teknisi pemula dalam tim, kemampuan mengikuti instruksi kerja dengan tertib, serta membantu rekan kerja sesuai arahan senior atau leader. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu membangun sikap disiplin, komunikasi yang baik, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap keselamatan serta kelancaran kerja tim di lapangan. 

Pelatihan soft skill “Speak Clearly, Work Safely” membekali teknisi crane Level 1 dengan kemampuan komunikasi dasar di tempat kerja. Materi pelatihan berfokus pada cara menyampaikan informasi kerja secara jelas, mengonfirmasi instruksi sebelum bekerja, serta melaporkan kondisi atau temuan di lapangan kepada senior atau leader secara sopan, singkat, dan sesuai fakta. Pelatihan ini bertujuan membantu peserta bekerja lebih tertib, responsif, dan aman di lingkungan kerja crane.